Hallyu Wikihallyu.wiki
Bahasa Indonesia
Kategori: Penyanyi

Goo Ha-ra

Terakhir disunting: 2026-09-17 15:29 UTC Asli di WikipediaRiwayat

Bahasa lain: 한국어 · English · Español · Português · 日本語 · ไทย · Tiếng Việt

pemeran asal Korea Selatan

Goo Ha-ra
Goo, mengenakan gaun putih, tersenyum dan menghadap ke depanHeyDay · CC BY 4.0
Goo pada penayangan perdana Midnight Runners tahun 2017
Lahir(1991-01-03)3 Januari 1991
Gwangju, Korea Selatan
Meninggal24 November 2019(2019-11-24) (umur 28)
Seoul, Korea Selatan
Penyebab kematian
Bunuh diri
Tempat peristirahatan terakhir
Skycastle Memorial Park, Gwangju, Korea Selatan
Pekerjaan
Masa aktif2008–2019
Agen
Karier musik
GenreK-pop
InstrumenVokal
LabelDSP
Mantan anggotaKara
Nama Korea
Hangul
Hanja
Alih AksaraGu Ha-ra
McCune–ReischauerKu Ha-ra
Tanda tangan
Hara's signature.svg원본: 구하라 벡터: DanielleTH · Public domain

Goo Ha-ra (/ˈɡuːhɑːrə/; Hangul: 구하라; 3 Januari 1991 – 24 November 2019), yang juga dikenal secara mononim sebagai Hara, adalah seorang penyanyi dan aktris asal Korea Selatan. Ia merupakan anggota dari grup vokal wanita K-pop Kara dan juga pernah tampil dalam berbagai drama televisi termasuk City Hunter (2011). Ia memulai debutnya sebagai solois pada bulan Juli 2015 dengan merilis album mini (EP) Alohara (Can You Feel It?). Setelah Kara bubar pada tahun 2016, ia melanjutkan karier solonya di agensi lain, KeyEast. Pada bulan Juni 2019, ia menandatangani kontrak dengan Production Ogi dan melanjutkan aktivitas solonya di Jepang, tempat ia diterima dengan baik oleh para penggemar. Pada tanggal 26 Mei 2019, dilaporkan bahwa Hara melakukan percobaan bunuh diri.[1] Sebelum menandatangani kontrak dengan agensi Jepang pada bulan Juni 2019, ia bernaung di bawah agensi pribadi Kim Jae-joong. Namun, terungkap bahwa manajer Kim Jae-joong mendampinginya selama syuting video musik pada bulan November.[2] Rilisan terakhirnya adalah singel maksi "Midnight Queen" pada tanggal 19 September 2019. Pada bulan November 2019, ia mengadakan tur mini di Jepang untuk mempromosikan album tersebut.

Goo ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Seoul pada tanggal 24 November 2019 dalam usia 28 tahun. Kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri. Menjelang kematiannya, Goo mengalami beberapa peristiwa traumatis: perseteruan hukum dengan mantan pacarnya, Choi Jong-bum, yang menganiaya Goo pada tahun 2018 dan mengancam akan menyebarkan video intim mereka; pelecehan terus-menerus dari sebagian masyarakat Korea yang menuntut idola K-pop untuk mematuhi kode moral yang ketat; serta bunuh diri sahabat dekatnya, Sulli, yang mengalami tekanan publik serupa, sebulan sebelum kematiannya sendiri.

Kematian Goo diikuti oleh desakan untuk reformasi, termasuk petisi yang diajukan ke Cheong Wa Dae mengenai kejahatan seksual, perundungan siber, dan hukum waris Korea Selatan. Belakangan terungkap bahwa Goo memiliki peran krusial dalam mengarahkan temannya, Choi Jong-hoon, untuk mengungkap identitas seorang perwira polisi korup yang melindungi para anggota (termasuk Choi sendiri) dari grup obrolan KakaoTalk yang membagikan video pemerkosaan.

1. Perjalanan hidup dan karier

1.1. Kehidupan awal dan pendidikan

Goo Hara lahir pada tanggal 3 Januari 1991, di Gwangju, Korea Selatan.[3][4] Orang tua Goo berpisah ketika ia berusia delapan tahun setelah ibunya meninggalkan keluarga.[5] Goo dan kakak laki-lakinya dibesarkan oleh nenek mereka, sementara ayah mereka bekerja sebagai buruh bangunan di berbagai penjuru negeri untuk menafkahi keluarga.[6] Ia bersekolah di Woonchun Elementary School dan Jeonnam Middle School, serta sempat berlatih sebagai atlet atletik selama dua tahun.[7]

Goo pindah ke Seoul saat bersekolah di Jeonju Fine Arts High School dan berpartisipasi dalam turnamen penampilan remaja SM Entertainment pada tahun 2005.[4] Ia kemudian pindah ke Dongmyung Girls' Information Industry High School dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Wanita Sungshin.[8][9] Selama masa sekolahnya, ia bekerja sebagai model untuk toko pakaian daring.[10] Pada tahun 2007, ia sempat mengikuti audisi untuk bergabung dengan JYP Entertainment namun gagal.[11]

1.2. 2008–2015: Kara

Koo Hara.jpg
Goo pada tahun 2009KIYOUNG KIM · CC BY 2.0

Goo bergabung dengan grup vokal wanita Kara pada tahun 2008, menyusul keluarnya mantan anggota Kim Sung-hee.[12] Pada bulan Oktober 2009, ia menjadi pengisi acara realitas KBS Invincible Youth.[13] Pada tanggal 5 Januari 2010, saat tampil dalam acara realitas SBS Strong Heart, Goo mengakui bahwa ia telah menjalani operasi gigi dan bedah kosmetik wajah minor. Ia menyatakan bahwa ia selalu memiliki kelopak mata ganda, tetapi menjalani operasi untuk membuatnya lebih jelas.[14][15]

Pada tahun 2011, Goo memulai debut aktingnya dalam drama SBS City Hunter,[16] tempat ia berperan sebagai Choi Da-hye, putri presiden Korea Selatan.[17] Pada tanggal 19 Januari 2011, diumumkan bahwa Goo akan mengakhiri kontraknya dengan labelnya DSP Media bersama dengan tiga anggota Kara lainnya. Sebuah gugatan hukum lalu diajukan atas nama mereka. Belakangan pada hari itu diumumkan bahwa ia akan menghentikan keterlibatannya dalam gugatan tersebut dan telah bergabung kembali dengan perusahaan karena ia tampaknya tidak sepenuhnya menyadari detail dari gugatan hukum tersebut.[18][19] Pada bulan November 2011, ia dan Nicole Jung (sesama anggota Kara) menjadi pembawa acara baru untuk Inkigayo.[20] Mereka lalu meninggalkan acara tersebut pada tanggal 19 Agustus 2012 untuk fokus pada kembalinya Kara.[21]

Pada tahun 2013, Goo berkolaborasi dengan musisi dan penulis lagu asal Jepang Masaharu Fukuyama untuk merekam lagu berjudul "Magic of Love" dalam bahasa Korea di bawah grup proyek Hara+. Lagu tersebut digunakan sebagai lagu tema (soundtrack) untuk drama FujiTV Galileo, yang dibintangi oleh Fukuyama.[22] Pada bulan Oktober 2013, ia ditunjuk sebagai duta donor darah untuk Hanmaum Blood Bank.[23] Pada tanggal 29 Desember 2014, ia tampil dalam acara realitasnya sendiri yang berjudul On & Off, yang ditayangkan di MBC Music.[24]

1.2.1. Alohara (Can You Feel It?)

150528 코엑스 팬사인회 구하라.jpg
Goo dalam sebuah acara penandatanganan penggemar pada tahun 2015mfdice · CC BY 4.0

Pada bulan Januari 2015, Goo mulai memandu acara kecantikan idola KBS A Style For You bersama Kim Heechul (Super Junior), Hani (EXID), dan Bora (Sistar).[25] Pada bulan Juni 2015, ia merilis sebuah buku kecantikan berjudul Nail Hara.[26] Pada bulan Juli 2015, Goo memulai debutnya sebagai artis solo dengan merilis album mini (EP) Alohara (Can You Feel It?), yang menempati posisi nomor 4 di tangga lagu domestik. Singel utama "Choco Chip Cookies" menampilkan rapper Korea Selatan Giriboy.[27][28][29] Pada bulan Oktober 2015, Goo bergabung dengan acara varietas Shaolin Clenched Fists.[30]

1.3. 2016–2019: Proyek terakhir sebelum kematian

Pada tanggal 15 Januari 2016, Kara bubar karena Goo bersama sesama anggota Park Gyu-ri dan Han Seung-yeon meninggalkan DSP Media setelah kontrak mereka dengan perusahaan tersebut berakhir. Goo kemudian menandatangani kontrak dengan KeyEast beberapa hari kemudian untuk mengejar karier solo.[31] Pada bulan Desember 2016, ia tampil dalam singel Thunder yang berjudul "Sign".[32] Pada bulan Agustus 2017, Goo membintangi sebuah film web berjudul Sound of a Footstep.[33] Pada bulan November 2017, ia bergabung dengan acara varietas Seoul Mate.[34]

Pada bulan Januari 2018, Goo merilis sebuah lagu tema untuk drama Jugglers yang berjudul "On A Good Day".[35] Pada bulan April 2018, ia memandu acara kecantikan JTBC My Mad Beauty Diary.[36] Pada bulan Juli, ia ditunjuk sebagai duta kehormatan untuk Festival Film Hewan ke-6.[37] Pada bulan Agustus 2018, Goo memulai debutnya sebagai solois di Jepang dengan merilis lagu "Wild".[38] Mulai bulan Oktober 2018, Goo dan mantan pacarnya, Choi Jong-bum, terlibat dalam perselisihan hukum yang berlanjut hingga tahun 2019.[39][40] Sifat perselisihan tersebut menyebabkan masalah dalam kehidupan profesional dan pribadinya, termasuk Content Y (anak perusahaan KeyEast tempat Goo aktif berpromosi sejak 2017) yang menolak untuk memperbarui kontraknya setelah berakhir pada bulan Januari 2019.[41]

Setelah sempat hiatus pada paruh pertama tahun 2019, diumumkan pada bulan Juni 2019 bahwa Goo telah menandatangani kontrak dengan Production Ogi untuk melanjutkan aktivitasnya di Jepang.[42] Goo sebelumnya telah menikmati popularitas di Jepang ketika Kara masih aktif dan melakukan promosi di sana, serta sempat berpartisipasi dalam NHK Kōhaku Uta Gassen ke-62.[43][44]

Rilisan terakhir Goo sebelum kematiannya adalah singel maksi "Midnight Queen", yang dirilis pada bulan September 2019.[45] Ia juga mengadakan tur mini bertajuk Hara Zepp Tour 2019: Hello untuk mempromosikan album tersebut. Tur tersebut terdiri dari empat tanggal konser yang diadakan di seluruh Jepang pada bulan November 2019, dan berakhir pada tanggal 19.[46] Goo memiliki karier solo yang sukses di Jepang dan diterima dengan baik oleh para penggemar Jepangnya selama tur mini tersebut.[44][47]

2. Kehidupan pribadi

2.1. Perselisihan rumah tangga dengan Choi Jong-bum

Goo mengencani penata rambut Choi Jong-bum setelah keduanya pertama kali bertemu di lokasi syuting acara TV kecantikan My Mad Beauty Diary.[48] Sekitar pukul 01.00 dini hari pada tanggal 13 September 2018, Choi yang sedang mabuk menerobos masuk ke rumah Goo saat ia sedang tidur dan memulai pertengkaran yang berujung pada penganiayaan fisik, ketika Choi diduga mencoba memutuskan hubungan dengannya.[49][50] Polisi tiba di rumah Goo setelah Choi melaporkannya atas tuduhan penganiayaan.[51] Goo mengklaim bahwa insiden tersebut terjadi dari kedua belah pihak dan kemudian kedua belah pihak mengunggah foto-foto luka mereka ke internet untuk menjelaskan cerita dari sudut pandang masing-masing.[52][53] Pada tanggal 17 September, dalam sebuah wawancara dengan media tabloid Korea Dispatch, Goo mengklaim bahwa pertengkaran tersebut dimulai karena ia makan siang dengan seorang kenalan pria, yang memicu kecemburuan Choi.[54]

Setelah insiden tersebut, Goo menjalani pemeriksaan medis dan diketahui menderita perdarahan rahim dan vagina; ia juga didiagnosis mengalami "leher terkilir", "memar dan terkilir pada wajah", "memar dan terkilir pada tungkai bawah", serta "terkilir pada lengan bawah kanan dan terkilir tambahan lainnya."[55][56] Setelah itu, Goo mengajukan gugatan hukum terhadap Choi karena mengancam akan menyebarkan sebuah video intim yang direkam tanpa persetujuannya sebagai upaya Choi untuk mengakhiri kariernya.[57][58][59][60] Goo tetap melanjutkan gugatan hukum tersebut meskipun awalnya penasihat hukumnya menyarankan untuk merahasiakannya demi menghindari reaksi negatif dari publik.[61][62]

Pada sidang peradilan ketiga tanggal 18 Juli 2019, hakim ketua Oh Duk-shik[63] meminta agar video tersebut diserahkan sebagai bukti ke pengadilan karena isi di dalam video tersebut diperdebatkan.[64] Setelah keberatan dari penasihat hukum Goo atas kemungkinan bahwa publik dapat melihat video tersebut di pengadilan, hakim melihat video tersebut secara pribadi di ruang kerjanya untuk memastikan isi video tersebut.[64][65] Selain itu, Goo juga memberikan kesaksian kepada Oh secara tertutup selama dua jam.[64]

Pada bulan Agustus 2019, Choi dijatuhi hukuman satu tahun enam bulan penjara yang ditangguhkan dengan masa percobaan selama tiga tahun setelah dinyatakan bersalah atas dakwaan mengancam akan menyebarkan video intim, pemaksaan, penganiayaan fisik, dan merusak properti Goo.[66] Ia dibebaskan dari tuduhan merekam video intim tersebut tanpa izin karena pengadilan menetapkan bahwa Goo merekam video itu sendiri.[67][68] Setelah berita mengenai video intimnya tersebar luas ke publik, Goo mengalami pelecehan daring di media sosial, meskipun ia merupakan korban dari tindak kejahatan.[66]

Setelah selesainya sidang banding atas hukuman yang ditangguhkan pada tanggal 2 Juli 2020, Choi dijatuhi hukuman satu tahun penjara, dengan pengadilan menyatakan bahwa Choi "sangat menyadari bahwa tingkat kerugian akan sangat serius jika video intim tersebut bocor, mengingat korbannya adalah selebritas terkenal".[69] Tim jaksa penuntut mengajukan banding ke Mahkamah Agung untuk hukuman yang lebih berat pada tanggal 8 Juli 2020.[70][71]

Pada tanggal 23 September, Choi mengajukan permohonan jaminan sembari menunggu keputusan dari Mahkamah Agung terkait banding jaksa yang dijadwalkan pada tanggal 15 Oktober.[72][73] Mahkamah Agung menolak permohonan jaminannya dengan menyatakan, "Tidak ada alasan signifikan untuk memberikan jaminan bagi Choi Jong-bum. Keputusan ini dibuat berdasarkan konsensus dari Hakim Agung yang terlibat."[74] Mahkamah Agung mengukuhkan hukuman satu tahun penjara tersebut pada tanggal 15 Oktober 2020.[75]

Pada tanggal 13 Oktober 2020, Choi mengajukan gugatan perdata terhadap enam warganet yang memberikan komentar negatif tentangnya sembari meminta polisi untuk menyelidiki kemungkinan kasus pencemaran nama baik terhadap dirinya.[76] Pada tanggal 16 Maret 2021, hakim pengadilan distrik menolak lima dari enam tuntutan tersebut sembari memerintahkan terdakwa yang tersisa untuk membayar ₩300,000.[77] Hakim menilai bahwa lima komentar tersebut merupakan kritik terhadap kejahatan yang dilakukan meskipun menggunakan bahasa yang kasar, sedangkan komentar keenam merupakan serangan pribadi langsung terhadap Choi.[77] Gugatan pencemaran nama baik yang terpisah ditolak dalam tingkat banding pada bulan September 2024.[78]

2.2. Tekanan sosial dan pelecehan

Selama kariernya sebagai idola, Goo menjadi sasaran komentar kebencian yang terus meningkat dari sebagian masyarakat Korea yang bertujuan untuk memaksanya mematuhi kode moral yang ketat dan merendahkan citra publiknya. Para pengkritiknya menggunakan kolom komentar di halaman media sosial Goo untuk mengkritik "kepribadiannya yang menakutkan" dan melabeli Goo sebagai "berkualitas rendah".[61][62] Bentuk-bentuk pelecehan ini tidak hanya dialami oleh Goo. Idola K-pop pada umumnya harus menunjukkan citra publik yang tanpa cela, bebas dari skandal, terutama dalam hal-hal seksual yang masih tabu di Korea Selatan. Di antara hal lainnya, Goo juga dituduh menjalani operasi plastik, sebuah praktik yang umum di dunia K-pop,[79] yang kemudian ia konfirmasi secara terbuka.[80]

Komentar kebencian yang memiliki banyak aspek ini merupakan produk dari ekspektasi akan kesucian dan kemurnian wanita yang merasuki masyarakat Korea Selatan. Goo menerima komentar kebencian tanpa henti mengenai video intimnya setelah pertengkaran dengan mantan pacarnya tersebar luas ke publik.[81] Segera setelah itu, agensi yang mengelola karier solo Goo memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya. Baik Goo maupun sahabat dekatnya, Sulli, yang juga meninggal karena bunuh diri, kehidupan pribadi mereka berada di bawah pengawasan publik yang ketat, karena bekerja di industri tempat para idola biasanya tidak diizinkan untuk berkencan.[82]

Penyanyi dan pembawa acara Korea Kim Heechul, sahabat dekat Goo dan Sulli, menjelaskan dalam sebuah acara TV bagaimana komentar kebencian ditulis oleh pria maupun wanita dan bagaimana setelah kematian Sulli dan Goo, para komentator lanjut menyalahkan gender yang berlawanan atas bunuh diri tersebut.[83]

3. Kematian

Pada 24 November 2019, kepolisian melaporkan bahwa Ha-ra ditemukan meninggal pada Sabtu sore pukul 18:09 WSK di rumahnya di Cheongdam-dong, Gangnam, Seoul.[84][85][86][87] Pihak kepolisian menyatakan bahwa kematian Ha-ra bukan karena tindak kriminal.[88] Berdasarkan rekaman CCTV, Ha-ra kembali ke rumah pada pukul 00:40 WSK dan diperkirakan meninggal setelahnya. Pengurus rumah tangga adalah orang pertama yang menemukan Ha-ra telah meninggal dan tidak ada orang lain yang datang setelahnya.[89] Polisi juga menemukan sebuah catatan yang ditulis oleh Ha-ra berisi tentang pikiran negatif tentang dirinya.[90] Atas permintaan keluarga, pihak kepolisian tidak akan melakukan tindakan otopsi.[91] Pemakaman Ha-ra dilakukan secara tertutup oleh pihak keluarga, meskipun demikian penggemar dapat memberikan penghormatan terakhir di Rumah Sakit St. Mary pada 26 dan 27 November 2019.[92]

Pada bulan April 2020, disadari bahwa sebuah brankas berisi dokumen dan ponsel lama telah dicuri dari rumah Goo yang sudah dikosongkan. Laporan polisi diajukan pada bulan Mei 2020.[93] Pada tahun 2024, kakak laki-laki Goo Hara, Goo Ho-in, mengungkap detail pencurian tersebut dalam sebuah wawancara televisi, yang menyatakan bahwa seorang pria tak dikenal telah membobol rumahnya pada tanggal 14 Januari 2020. Sebuah sketsa komposit wajah pria tak dikenal tersebut yang dibuat oleh kecerdasan buatan (AI) juga ditunjukkan selama wawancara. Kasus ini tetap dibuka hingga saat ini.[94] Sketsa komposit yang dihasilkan oleh AI tersebut menyebabkan warganet berpotensi salah mengidentifikasi seorang selebritas sebagai pelakunya.[95]

Pada tanggal 12 Oktober 2022, pengadilan Korea Selatan memutuskan dalam gugatan perdata tahun 2020 yang diajukan oleh keluarganya bahwa tindakan Choi Jong-bum merupakan penyebab tekanan mental yang dihadapi Goo hingga membuatnya terdorong untuk mengakhiri hidupnya dan memerintahkannya untuk membayar kompensasi sebesar ₩78 juta kepada keluarga tersebut.[96][97]

3.1. Rilisan, produksi, dan peringatan anumerta

Pada tanggal 12 Januari 2020, video musik untuk "Hello", sebuah trek B-side dari "Midnight Queen", dirilis secara anumerta.[98] Lirik lagu ini ditulis oleh Goo untuk berterima kasih kepada para pendukungnya. Dalam video tersebut menampilkan dirinya dengan latar belakang pemandangan kota Tokyo di malam hari yang sangat ia sukai.[99] Sebagai tindak lanjut dari video musik tersebut, sebuah buku foto untuk mengenang Goo dengan foto-foto yang diambil tepat sebelum kematiannya, dirilis secara anumerta pada tanggal 6 April 2020.[100][101][102]

Dalam kembalinya Kara dan perilisan album ulang tahun ke-15 mereka, Move Again, pada tahun 2022, Goo dikenang dalam video musik untuk salah satu lagunya, "When I Move", dengan adanya pengaturan meja keenam di salah satu adegan dan enam stan mikrofon di atas panggung di adegan lainnya.[103]

Pada tanggal 16 Juli 2024, Kara merilis "Hello" versi bahasa Korea dengan bagian suara Goo yang dipadukan ke dalam lagu tersebut. Lagu tersebut awalnya akan dirilis bersamaan dengan album keempat Kara, "Full Bloom", pada tahun 2013, tetapi pada akhirnya tidak jadi dimasukkan. Pada saat itulah Goo merekam bagian suaranya. Versi tahun 2024 diaransemen ulang dan dimaster ulang agar sesuai untuk keenam anggota grup tersebut, termasuk Hur Young-ji yang bergabung dengan Kara pada tahun 2014.[104][105]

4. Warisan

Kematian Goo menarik perhatian dunia terhadap kejahatan seksual terhadap perempuan di Korea Selatan.[106][63] Menyusul kematiannya, sebuah petisi diajukan ke Cheong Wa Dae dengan lebih dari 200.000 tanda tangan yang menuntut hukuman yang lebih berat untuk perekaman tindakan seksual tanpa persetujuan dan penyebaran videonya, pornografi balas dendam, serta secara lebih umum untuk memperbaiki definisi kekerasan seksual.[107][108] Petisi lainnya menargetkan perundungan daring dan komentar kebencian.[109] Selain itu, pada tahun 2024, terungkap bagaimana Goo memiliki peran krusial dalam investigasi yang sedang dilakukan oleh wartawan Kang Kyung-yoon terhadap grup obrolan KakaoTalk, tempat video pemerkosaan dibagikan. Goo menyadari bahwa temannya, Choi Jong-hoon, bisa menjadi bagian dari skandal pemerkosaan tersebut dan meyakinkannya melalui telepon untuk mengungkap identitas Yoon Gyu-geun, perwira Badan Kepolisian Metropolitan Seoul yang disebut oleh para anggota grup obrolan sebagai "kepala polisi" yang "melindungi mereka".[110][111][112][113][114]

4.1. Petisi untuk merevisi hukum waris dan Undang-Undang Goo Hara

Kakak laki-laki Goo Hara, Goo Ho-in, setelah dihubungi oleh ibu mereka yang terasing untuk meminta bagian dari warisan Goo Hara, memulai sebuah petisi untuk merevisi hukum waris Korea Selatan guna mencegah orang tua mengklaim warisan jika mereka telah menelantarkan kewajiban pengasuhan anak.[115] Petisi tersebut berhasil, mengumpulkan 100.000 tanda tangan dalam waktu 30 hari.[115] Goo Ho-in kemudian mendesak badan legislatif untuk mengajukan undang-undang tersebut atas nama Goo Hara, sebagai Undang-Undang Goo Hara (Goo Hara Act).[116] Rancangan undang-undang (RUU) tersebut gagal disahkan dalam Majelis Nasional ke-20 di tengah klaim bahwa RUU itu memerlukan peninjauan lebih lanjut.[115] Majelis Nasional ke-21 terus meninjau calon undang-undang tersebut.[115]

Pada sidang paripurna yang diadakan pada tanggal 1 Desember 2020, undang-undang yang telah direvisi disahkan oleh Majelis Nasional ke-21, bersama dengan rancangan undang-undang lainnya yang tidak terkait.[117][118] Undang-undang yang direvisi (Hangul: 공무원 구하라법; har. Undang-Undang Goo Hara Pegawai Negeri), yang telah disetujui oleh kabinet, memperkenalkan amandemen terhadap Undang-Undang Kompensasi Kecelakaan Pejabat Publik dan Undang-Undang Pensiun Pejabat Publik, untuk mencegah kerabat dari pegawai negeri mengklaim warisan atas tunjangan pensiun mereka jika mereka tidak terlibat dalam pengasuhannya.[119][120]

Undang-Undang Goo Hara yang bersifat umum sempat tertahan di majelis nasional sampai Mahkamah Konstitusi Korea Selatan memutuskan bahwa ketentuan terkait dalam Hukum Perdata yang menetapkan bagian warisan wajib antara saudara kandung dan orang tua saat kematian seseorang adalah inkonstitusional pada tanggal 25 April 2024 dan akan kehilangan kekuatannya secara otomatis pada tanggal 31 Desember jika tidak ada amandemen lebih lanjut yang diajukan.[121][122] Mahkamah mengambil keputusan tersebut setelah adanya 47 petisi konstitusi yang diajukan sejak tahun 2020 untuk meninjau ketentuan tersebut.[123] Pada tanggal 28 Agustus, Undang-Undang Goo Hara akhirnya disahkan menjadi undang-undang yang mengamandemen Hukum Perdata untuk mencegah orang tua mewarisi harta kekayaan anak mereka jika mereka telah melalaikan kewajiban pengasuhannya, dengan amandemen yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2026 serta berlaku surut untuk klaim warisan yang diajukan sejak 25 April 2024.[124]

Pada tanggal 5 Desember 2025, amandemen lebih lanjut terhadap Undang-Undang Pensiun Nasional diumumkan, yang memperkenalkan ketentuan serupa mengenai warisan pensiun publik tersebut dan mulai berlaku sejak 1 Januari 2026.[125][126]

4.2. Gugatan hukum waris

Di bawah Hukum Perdata (sebelum revisi tahun 2026), harta kekayaan Goo Hara seharusnya diwarisi secara merata oleh kedua orang tuanya.[127] Karena ibunya dilaporkan meninggalkan keluarga ketika Goo Hara berusia sembilan tahun sehingga tidak memenuhi kewajiban pengasuhannya terhadap saudara kandung tersebut, Goo Ho-in mengajukan gugatan hukum untuk mencegah ibu mereka mewarisi sebagian dari harta kekayaan itu, sementara ibunya menunjuk penasihat hukum untuk mengamankan hak warisnya.[115][116] Undang-undang waris yang direvisi tidak dapat digunakan untuk menolak klaim ibu mereka, karena hukum Korea Selatan tidak mengizinkan pemberlakuan surut dari undang-undang baru atau undang-undang yang diamandemen terhadap kasus-kasus yang muncul sebelum undang-undang tersebut diundangkan.[116] Ayah mereka melepaskan klaim warisannya demi Ho-in karena ia merasa tidak berbuat banyak untuk Hara.[116] Pada tanggal 22 Desember 2020, Pengadilan Keluarga Gwangju memutuskan bahwa ibu mereka akan menerima 40% dari harta kekayaan tersebut, sedangkan Goo Ho-in akan menerima 60% sisanya.[117][128]

4.3. Penggalangan dana untuk keluarga orang tua tunggal

Pada peringatan dua tahun kematian Goo Hara pada tahun 2021, Goo Ho-in mengumumkan bahwa ia akan melelang 10 lukisan minyak karya Goo Hara yang sebagian hasilnya akan disumbangkan ke sebuah organisasi nirlaba Jepang, Florence, yang fokus utamanya adalah keluarga orang tua tunggal.[129][130]

5. Diskografi

5.1. Album mini

Judul Detail Posisi puncak tangga lagu Penjualan
KOR
[131]
JPN
[132]
TWN
[133]
US
World

[134]
Alohara (Can You Feel It?) 4643494
"—" menunjukkan perilisan yang tidak masuk tangga lagu atau tidak dirilis di wilayah tersebut.

5.2. Singel

Judul Tahun Posisi puncak tangga lagu Penjualan Album
KOR
[136]
KOR
Hot 100

[137]
JPN
[138]
"Secret Love" (시크릿 러브) 2012 6874— Kara Solo Collection
"Magic of Love" (사랑의 마법)[140] 2013 ——— — Galileo+[141]
"Choco Chip Cookies" (초코칩쿠키)
(menampilkan Giriboy)
2015 2185— Alohara (Can You Feel It?)
"How About Me?" (어때)
(menampilkan YoungJi)
———
"Wild" 2018 ——— — Singel non-album
"Midnight Queen" 2019 ——29
"—" menunjukkan perilisan yang tidak masuk tangga lagu atau tidak dirilis di wilayah tersebut.

5.3. Penampilan lain

Tahun Lagu Artis lain Album Ref.
2011 "I Love You, I Want You, I Need You (Sweet Acoustic Ver.)" City Hunter OST Special [144]
2014 "Talk About Love" Berbagai artis Singel non-album [145]
2017 "Sign" Thunder menampilkan Goo Hara Thunder [146]
2018 "Shining Day" OST Jugglers [147]

6. Filmografi

6.1. Film

Tahun Judul Jaringan Peran Ref.
2013Kara The AnimationDiri sendiriAnimasi; versi sulih suara bahasa Jepang [148]
2017Sound of a FootstepYoon-jaeFilm web [149]

6.2. Serial televisi

Tahun Judul Jaringan Peran Ref.
2008 That Person is Coming MBC Gang pemudi sekolah (cameo)
2009 Hero Cameo (sebagai bagian dari Kara) [150]
2011 Urakara TV Tokyo Hara [151]
City Hunter SBS Choi Da-hye [152]
2013 Galileo 2 Fuji TV Cameo [153]
2014 Secret Love DRAMAcube Lee Hyun-jung [154]
It's Okay, That's Love SBS Cameo (Ep.16) [155]

6.3. Acara realitas

Tahun Acara Jaringan Peran Ref.
2005
Unwavered Dreams
KBS
Dokumenter
2008
Check it Girl Season 2
M.Net
Fashionist Girl
2008–2009
Strange Casting – Season 2 Anggota pemain
2009
Hunters
MBC
Anggota pemain
2009–2010
Invincible Youth
KBS
Anggota pemain [156]
2014
ON & OFF: The Gossip
MBC
Acara realitas pertama [157]
2015
A Style For You
KBS
MC [158]
Shaolin Clenched Fists
SBS
Anggota pemain [159]
2017
Seoul Mate
tvN, Olive
Anggota pemain [160]
2018
My Mad Beauty Diary
JTBC
MC [161]

6.4. Pembawa acara

Tahun Acara Jaringan Peran Ref.
2011 Dream Concert 2011 KBS Host bersama Kim Heechul dan Song Joong-ki [162]
Seoul-Tokyo Music Festival SBS Host bersama Park Gyu-ri
2012 Inkigayo Host bersama Jung Nicole dan IU [163]
Korean Music Wave in Kobe MBC Host bersama Han Seungyeon dan Hongki [164]
2013 Dream Concert 2013 KBS Host bersama Onew dan Doojoon [165]
KBS Entertainment Awards Host [166]
2014 Hallyu Dream Festival 2014 Host bersama Seo Kang-joon dan Dasom
2015 Dream Concert 2015 Host bersama Dasom dan Eunjung [167]
Show! Champion - Yokohama Special MBC Music Host bersama Heo Youngji [168]
2016 Power of K 2016 Korea TV Fes in Japan Host bersama Leeteuk [169]

7. Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil Ref.
2010 KBS Entertainment Awards Penghargaan pembawa acara Wanita Terbaik Invincible Youth Menang [170]
2011 5th Mnet 20's Choice Award Hot Campus Girl — Menang [171]
SBS Drama Awards Penghargaan Bintang Baru City Hunter Menang [172]
2013 '50th' Savings Day Saving Award — Menang [173]
2015 SBS Entertainment Awards 2015 Penghargaan Tantangan Terbaik Shaolin Clenched Fists Menang [174]

Catatan

  1. ↑
  2. ↑
  3. ↑
  4. ↑
  5. ↑
  6. ↑
  7. ↑
  8. ↑
  9. ↑
  10. ↑
  11. ↑
  12. ↑
  13. ↑
  14. ↑
  15. ↑
  16. ↑
  17. ↑
  18. ↑
  19. ↑
  20. ↑
  21. ↑
  22. ↑
  23. ↑
  24. ↑
  25. ↑
  26. ↑
  27. ↑
  28. ↑
  29. ↑
  30. ↑
  31. ↑
  32. ↑
  33. ↑
  34. ↑
  35. ↑
  36. ↑
  37. ↑
  38. ↑
  39. ↑
  40. ↑
  41. ↑
  42. ↑
  43. ↑
  44. ↑
  45. ↑
  46. ↑
  47. ↑
  48. ↑
  49. ↑
  50. ↑
  51. ↑
  52. ↑
  53. ↑
  54. ↑
  55. ↑
  56. ↑
  57. ↑
  58. ↑
  59. ↑
  60. ↑
  61. ↑
  62. ↑
  63. ↑
  64. ↑
  65. ↑
  66. ↑
  67. ↑
  68. ↑
  69. ↑
  70. ↑
  71. ↑
  72. ↑
  73. ↑
  74. ↑
  75. ↑
  76. ↑
  77. ↑
  78. ↑
  79. ↑
  80. ↑
  81. ↑
  82. ↑
  83. ↑
  84. ↑
  85. ↑
  86. ↑
  87. ↑
  88. ↑
  89. ↑
  90. ↑
  91. ↑
  92. ↑
  93. ↑
  94. ↑
  95. ↑
  96. ↑
  97. ↑
  98. ↑
  99. ↑
  100. ↑
  101. ↑
  102. ↑
  103. ↑
  104. ↑
  105. ↑
  106. ↑
  107. ↑
  108. ↑
  109. ↑
  110. ↑
  111. ↑
  112. ↑
  113. ↑
  114. ↑
  115. ↑
  116. ↑
  117. ↑
  118. ↑
  119. ↑
  120. ↑
  121. ↑
  122. ↑
  123. ↑
  124. ↑
  125. ↑
  126. ↑
  127. ↑
  128. ↑
  129. ↑
  130. ↑
  131. ↑
  132. ↑
  133. ↑
  134. ↑
  135. ↑
  136. ↑
  137. ↑
  138. ↑
  139. ↑
  140. ↑
  141. ↑
  142. ↑
  143. ↑
  144. ↑
  145. ↑
  146. ↑
  147. ↑
  148. ↑
  149. ↑
  150. ↑
  151. ↑
  152. ↑
  153. ↑
  154. ↑
  155. ↑
  156. ↑
  157. ↑
  158. ↑
  159. ↑
  160. ↑
  161. ↑
  162. ↑
  163. ↑
  164. ↑
  165. ↑
  166. ↑
  167. ↑
  168. ↑
  169. ↑
  170. ↑
  171. ↑
  172. ↑
  173. ↑
  174. ↑

Artikel terkait

Artikel ini didasarkan pada artikel Wikipedia «Goo Ha-ra» dengan lisensi CC BY-SA 4.0. Daftar kontributor ada di riwayat suntingan. Kredit gambar tercantum di bawah setiap gambar.